Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Januari 2012

10 Film Pertama Indonesia

10 Film Pertama Indonesia


1. Loetoeng Kasaroeng (1926)
Loetoeng Kasaroeng (1926)
Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.
2. Eulis Atjih (1927)
 Eulis Atjih (1927)
Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.
3. Lily Van Java (1928)
 Lily Van Java
Film yang diproduksi perusahaan The South Sea Film dan dibuat bulan Juni 1928. Bercerita tentang gadis yang dijodohkan orang tuanya padahal dia sudah punya pilihan sendiri. Pertama dibuat oleh Len H. Roos, seorang Amerika yang berada di Indonesia untuk menggarap film Java. Ketika dia pulang, dilanjutkan oleh Nelson Wong yang bekerja sama dengan David Wong, karyawan penting perusaahaan General Motors di Batavia yang berminat pada kesenian, membentuk Hatimoen Film. Pada akhirnya, film Lily van Java diambil alih oleh Halimoen. Menurut wartawan Leopold Gan, film ini tetap digemari selama bertahun-tahun sampai filmnya rusak. Lily van Java merupakan film Tionghoa pertama yang dibuat di Indonesia.
4. Resia Boroboedoer (1928)
Resia Boroboedoer
Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.
5. Setangan Berloemoer Darah (1928)
Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.
6. Njai Dasima I (1929)
Njai Dasima I (1929)
Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.
7. Rampok Preanger (1929)
Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit lever.
8. Si Tjonat (1929)
Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.
9. Si Ronda (1930)
Si Ronda
Film ini disutradaria oleh Lie Tek Swie & A. LOEPIAS (Director of Photography), dan dibintangi oleh Bachtiar Efendy & Momo. Film ini bercerita tentang kisah seorang jagoan perkelahian yang mengandung unsur kebudayaan Cina.
10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
Boenga Roos dari Tjikembang
Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.
Tambahan :
Darah dan Doa (1950), film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia
Darah dan Doa adalah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sepenuhnya dibuat oleh warga pribumi. Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini 30 Maret 1950, yang kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya.

10 Film J-Horror Terbaik

10 Film J-Horror Terbaik


Japanese horror atau J-Horror adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada kontribusi Jepang untuk fiksi horor dalam budaya populer. J-Horror cenderung fokus pada horor psikologis dan membangun ketegangan (antisipasi), khususnya yang melibatkan hantu dan roh jahat, namun kebanyakan mengandung tema-tema kebudayaan rakyat.
Nah buat para Japan-ers yang sangat suka dengan film berbau horror tentunya film-film ini sudah tidak asing lagi, berikut adalah top 10 film J-Horror yang membuat kita menjerit-jerit seperti anak kecil:

10. Tales from the Dead
Dir. Jason Cuadrado, 2007
Tales From The Dead adalah film horor tahun 2007, ditulis dan disutradarai oleh Jason Cuadrado. Film ini adalah antologi dari empat cerita hantu yang diceritakan oleh Tamika, seorang gadis muda yang aneh dengan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang mati. Setiap kisah berhubungan dengan kerugian, rasa sakit dan dendam sebagai roh-roh yang mengatakan mereka mencoba untuk menempatkan hal yang benar di dunia orang hidup.


9. Kairo
US: Pulse; Dir. Kiyoshi Kurosawa, 2001
Kairo Adalah film horor Jepang yang dirilis pada tahun 2001 oleh Kiyoshi Kurosawa. Film ini berdasarkan novel nya dengan nama yang sama, dan dirilis di Amerika Serikat pada tahun 2005 sebagai Pulse
Film ini mengisahkan tentang sekelompok sahabat yang melihat salah satu dari teman mereka bunuh diri, dan setelah kejadian itu banyak terjadi kejadian-kejadian aneh di Tokyo. Salah satu dari mereka bisa melihat temannya yang sudah meninggal di tembok, disisi lain banyak penampakan hantu di komputer teman-temannya.


7. Koroshiya Ichi
US: Ichi the Killer; Dir. Takashi Miike, 2001
Film Ichi the killer ini adalah sebuah film psychopat yang teramat sadis (sangat dilarang untuk anak dibawah umur menonton film ini!), bercerita tentang bos yakuza yang membawa kabur uang yang sangat besar dan dicari-cari oleh anggota geng yakuza lainnya.

8. Uzumaki
Dir. Higuchinsky, 2000

Uzumaki (うずまき, “Spiral”) Adalah film horor Jepang yang disutradarai oleh Higuchinsky. Uzumaki, dirilis pada tahun 2000, didasarkan pada manga episodik Junji Ito dengan nama yang sama.
Tidak diragukan lagi ini adalah salah satu film J-horror teraneh, sebelumnya Uzumaki ini diangkat dari sebuah komik (yang komiknya saja sudah sangat aneh sekali xD) yang kemudian diangkat menjadi film layar lebar. Uzumaki ini bercerita tentang desa yang memiliki phobia terhadap “Spiral” atau lingkaran-lingkaran yang membuat semua orang di desa perlahan-lahan menjadi gila. Walapun cukup aneh, namun film ini sangat disarankan untuk kalian para pecinta cerita aneh dari Jepang.


6. Ōdishon
US: Audition; Dir. Takashi Miike, 1999
Sebuah film dari Takashi Miike, yang menceritakan Seorang duda yang kesepian yang mengadakan audisi untuk menemukan pasangan hidupnya kembali namun diisi dengan intrik-intrik Psychopat.


5. Chakushin Ari (One Missed Call)
US: One Missed Call; Dir. Takashi Miike, 2004
Film ini pun pernah di-remake ulang oleh perfilm-an Hollywood (film nya diperankan oleh Jessica Alba), dimana film one miss call ini sangat menegangkan, barang siapa yang mendapat miss call/panggilan tak terjawab dari sang hantu di handphone nya, dia akan meninggal sesuai dengan tanggal misscall tersebut. buat para penggemar film horror jepang, film ini cukup disarankan untuk ditonton!


4. Jisatsu Sākuru
US: Suicide Club; Dir. Sion Sono, 2002
Klub bunuh diri, yang dikenal di Jepang sebagai Lingkaran Bunuh Diri (自殺 サークル Jisatsu Sākuru) Adalah film independen Jepang yang bergenre horor pada tahun 2002 yang memperoleh cukup banyak ketenaran di festival film di seluruh dunia untuk subjek yang kontroversial dan presentasi berdarah. Film ini juga memenangkan Jury Prize untuk “Most Ground-Breaking Film” di Fantasia Film Festival. Film ini ditulis dan disutradarai oleh Sion Sono.
Film ini diawali dengan bunuh diri masal 54 siswi SMU dengan melompat ke rel kereta dan menabrakan dirinya dengan kereta yang sedang melaju cepat di stasiun, dan setelah kejadian itu banyak terjadi kejadian bunuh diri di Jepang sana.


3. Honogurai Mizu No Soko Kara (Dark Water)
Dir. Hideo Nakata 2002
Film ini pernah diremake ulang oleh film Hollywood dengan judul “Dark Water”, film ini memiliki sense yang amat seram yang ber-setting di sebuah apartement, dimana cerita ini berkisah tentang seorang wanita yang tinggal di apartemen yang berisi banyak keanehan dalam apartemen tersebut.


2. Ju-on: The Grudge
Dir. Takashi Shimizu, 2003
Bagi para pecinta film Jepang pasti film ini sudah tidak asing lagi, siapa yang tidak tahu dengan salah satu film horror dari Jepang ini, Ju-on! atau mungkin lebih dikenal dengan nama “The Grudge” dalam versi Amerika. Film ini menceritakan tentang rumah yang terinfeksi oleh para setan, dimana setiap orang yang pernah menginjak rumah tersebut akan diganggu oleh setan, di setiap episode Ju-on ini terdapat macam-macam tokoh di setiap episodenya dan yang jelas, hantu di film ini cukup menyeramkan.


1. Ringu
US: The Ring; Dir. Hideo Nakata, 1998
Tidak aneh lagi kalau film ini menjadi film horror terbaik yang pernah ada di Jepang, di sisi ceritanya yang menyeramkan, film The Ring ini memiliki alur cerita yang sangat bagus, siapa yang tidak kenal dengan hantu di film ini, Sadako .. sosok wanita berbaju putih berambut panjang yang keluar dari sumur. Film ini sangat wajib ditonton buat para penggemar film horror khusunya para pecinta cerita film horror Jepang.

10 Film Gagal dengan Budget Besar

10 Film Gagal dengan Budget Besar


Anggaran besar tidak menjamin kejayaan film dalam box office. Paranormal Activity, misalnya hanya bermodalkan USD15.000. Namun, film itu begitu digemari para pencinta horor di seluruh dunia.
Pendapatan totalnya hingga saat ini sudah melebihi USD100 juta. Meski, tentu saja anggaran besar membuat filmmaker lebih leluasa untuk berkreasi. Mulai dari efek spesial, penggunaan aktor kelas A, setting tempat, penulis skenario handal, dan sebagainya. Namun, tak semua film beranggaran mahal bisa balik modal. Nah, berikut ini adalah 10 film beranggaran besar, tapi dianggap gagal dalam satu dekade terakhir.
10.The Spirit

Rilis: 25 Desember 2008. Bujet USD60 juta, pemasukan USD19,8 juta. Frank Miller boleh sukses menggarap 300 dan Sin City. Namun,The Spirit adalah murni bencana. Film tersebut dikritik habis oleh para penggemar komik. Para kritikus film lebih parah lagi. Mereka terang- terangan menyebut The Spirit sebagai film tak bermutu.Akibat respons negatif, rumah produksi Odd Lot Entertainment bahkan sampai memutuskan hubungan kerja dengan Miller, padahal mereka sudah bekerja sama selama 23 tahun.
9.Grindhouse

Rilis 6 April 2007. Bujet USD67 juta, pemasukan USD25 juta. Duet dua sahabat Quentin Tarantino dan Robert Rodriguez boleh jadi sukses meraup uang di From Dusk Till Down I dan II serta Sin City. Tapi, tidak dengan Grindhouse. Film aksi yang merangkum dua film dalam satu judul ini bahkan hanya meraih pemasukan kurang dari USD11,6 juta di pembukaannya. Jelas jauh dari harapan meraih laba.
8.Rollerball

Rilis: 8 Februari 2002. Bujet USD70 juta, pemasukan USD19 juta Jean Reno, Chris Klein, LL Cool J, dan Rebecca Romijn- Stamos ternyata tidak mampu mengangkat film ini dari jurang keterpurukan. Kehadiran mereka malah membuat Rollerball seperti program reality show murahan. Begitu mengenaskannya hasil yang diperoleh Rollerball, sampai-sampai MGM sebagai perusahaan pembuatnya mengambil langkah ekstrem,mengedit ulang film tersebut agar rating klasifikasi penontonnya turun dari R ke PG-13.
7.The Invasion

Rilis: 17 Agustus 2007. Bujet USD80 juta, pemasukan USD15,1 juta. Bahkan, seorang aktris besar macam Nicole Kidman tak mampu mendongkrak popularitas The Invasion. Bisa jadi remake film tahun 1956,Invasion of the Body Snatchers, ini terpuruk karena sutradara Oliver Hirschbiegel tidak mampu meneror penonton dengan ceritanya.
6.Catwoman

Rilis: 23 Juli 2004. Bujet USD100 juta, pemasukan USD40 juta Satu lagi contoh bahwa perempuan- perempuan dalam balutan baju seksi dan jago berkelahi tak selamanya mendatangkan keuntungan. Halle Berry dan Sharon Stone telak-telak membuktikannya. Cerita,juga penampilan Halle Berry sebagai Catwoman dan Sharon Stone sebagai rivalnya,Poison Ivy, sama menyedihkannya hingga membuat film besutan Pitof ini serasa mematikan bakat-bakat besar yang dimiliki keduanya.
5.Town & Country

Rilis: 27 April 2001. Bujet USD90 juta, pemasukan USD6,7 juta Pelajaran penting bagi para produser dan sineas, lakukan syuting hanya jika skenarionya selesai dibuat. Jika tidak, biaya produksi akan membengkak dan semua orang akan merugi. Inilah yang terjadi pada film berlabel komedi dewasa tersebut. Karena skenario terus-terusan diganti, syuting pun tak kunjung selesai walau sudah memakan waktu 10 bulan.Akibatnya, Diane Keaton dan Gary Shandling sebagai pemain pendamping aktor Warren Beatty harus cuti sejenak untuk syuting film lain.
4.Gigli

Rilis: 1 Agustus 2003. Bujet USD54 juta, pemasukan USD6,1 juta Niatnya menjual nama pasangan selebriti Ben Affleck dan Jennifer Lopez, tapi nyatanya tak berhasil. Pertama, karena judul filmnya yang terasa ganjil,Gigli.Kedua, karena ketika itu, pasangan yang diberi label ”Bennifer”oleh media ini terlalu sering muncul di berbagai media massa hingga masyarakat tampaknya bosan dengan keduanya. Ketiga,ceritanya yang terkesan murahan yaitu tentang pria yang diberi tugas menculik seseorang dengan bantuan seorang perempuan cantik yang lihai membunuh.
3.Land of the Lost

Rilis: 5 Juni 2009. Bujet USD100 juta, pemasukan USD65 juta Judul Land of the Lost sebenarnya adalah program TV anak-anak pada tahun ‘70-an. Produser Sid dan Marty Kroft kemudian menerjemahkannya dalam bentuk film, yang ternyata tak mampu mengembalikan kejayaan serial TV-nya. Pertama, dengan rating PG-13, anak-anak tak bisa menontonnya. Kedua, simpel saja karena cerita film itu sangat buruk.
2.Battlefield Earth

Rilis: 12 Mei 2000. Bujet USD75 juta, pemasukan USD21 juta Film ini diangkat dari novel fiksi ilmiah karya L Ron Hubbard. Saat akan dibuat versi layar lebarnya, produser sekaligus pemainnya, John Travolta, menggadanggadang film ini sebagai film yang akan lebih baik daripada StarWars. Kenyataannya,film ini hanya berisi pertempuran klise antara manusia dan alien. Kritikus film Roger Ebert bahkan dengan sinis mengatakan kalau Battlefield Earth ibarat gerbong kereta yang berjalan di luar jalur. Saking gagalnya film ini, sekuel yang telah disiapkan pun tak jadi diproduksi. Lebih menyedihkan, Franchise Pictures sebagai rumah produksinya dituntut investor film ini karena diduga menggelembungkan dana produksi.
1.The Adventures of Pluto Nash

Rilis: 6 Agustus 2002. Bujet USD100 juta, pemasukan USD4,4 juta Bayangkan fiksi ilmiah komedi dengan gaya ala gangster, ber-setting di bulan, dimeriahkan robot-robot konyol, dan diperankan Eddie Murphy. Sebagian orang mungkin menganggapnya lucu, tapi kebanyakan orang melihatnya sebagai sebuah bencana.
Inilah film ”menyedihkan” lainnya dari Eddie Murphy setelah Meet Dave, Showtime dan I Spy.Tapi uniknya,meski kerap kali berperan di film-film gagal, toh karier Eddie Murphy tetap menjulang.

Jadwal Siaran Langsung Sepakbola (28 Januari-2 Februari 2012)

Jadwal Siaran Langsung Sepakbola (28 Januari-2 Februari 2012)
Premier League


Tanggal

Jam (WIB)

Pertandingan

Channel

1 Februari

02.45

Swansea vs Chelsea

Global TV

2 Februari

02.45

Fulham vs West Bromwich

Global TV



FA Cup

Tanggal

Jam (WIB)

Pertandingan

Channel

28 Januari

19.45

Liverpool vs Man. United

Global TV



Serie-A

Tanggal

Jam (WIB)

Pertandingan

Channel

29 Januari

00.00

Catania vs Parma

Arena

29 Januari

02.45

Juventus vs Udinese

Arena

29 Januari

18.30

Fiorentina vs Siena

Goal TV 1

29 Januari

21.00

AS Roma vs Bologna

Goal TV 1

29 Januari

21.00

Lecce vs Inter

Goal TV 2

29 Januari

21.00

Genoa vs Napoli

B Channel

30 Januari

02.45

AC Milan vs Cagliari

Arena



Liga BBVA

Tanggal

Jam (WIB)

Pertandingan

Channel

29 Januari

00.00

Espanyol vs Mallorca

TVOne, Goal TV 1

29 Januari

02.00

Madrid vs Zaragoza

TVOne

29 Januari

04.00

Villarreal vs Barcelona

TVOne, Goal TV 1

29 Januari

18.00

Betis vs Granada

B Channel

29 Januari

22.00

Levante vs Getafe

TVOne, Arena

30 Januari

00.00

Santander vs Valencia

TVOne, Arena

30 Januari

03.30

Malaga vs Sevilla

TVOne, Goal TV 2



Indonesia Super League

Tanggal

Jam (WIB)

Pertandingan

Channel

28 Januari

15.30

Arema vs PSAP

ANTV

28 Januari

18.30

Pelita Jaya vs PSPS

ANTV

29 Januari

15.30

Persela vs PSMS

ANTV

29 Januari

18.30

Persib vs Persija

ANTV



Indonesia Premier League

Tanggal

Jam (WIB)

Pertandingan

Channel

28 Januari

15.30

Persebaya vs Persiba Bantul

MNC TV

29 Januari

15.30

Persibo vs PSMS

MNC TV

30 Januari

15.30

Persema vs Persiraja

Global TV

  • Jadwal dapat berubah tergantung stasiun televisi yang bersangkutan

Selasa, 10 Januari 2012

Belajar Psikologi dari James Bond

Belajar Psikologi dari James Bond - Siapa yg tidak kenal dengan agen rahasia asal Inggris yg terkenal dengan 007 atau James Bond. Pasti anda pernah menonton film James bond seperti Die Another Day, Quantum of Solace, Casino Royale, dll. Walaupun ini hanyalah film yg pada dasarnya fiksi, tetapi menurut ane, kita masih dapat mengambil beberapa value dari film James Bond.
Belajar Psikologi dari James Bond

Cool and calm dalam menghadapi musuh, itulah Bond, James Bond. Ketika dia menghadapi baku tembak dengan teroris, dia tau dia akan menang. Bond dikenal selalu bisa meloloskan diri dari keadaan terjepit dan itu membuatnya ditakuti musuh. Dan karena sikap cool and calm-nya tersebut dia juga gampang mendapatkan cewek-cewek cakep dengan gampang

Sebaik apapun strategy atau rencana kita dalam hidup, apabila kita tidak se- “cool and calm” James Bond, maka hidup kita akan banyak mengalami kegagalan (jadi, tetaplah tenang mengahadapinya ).

Menjaga kestabilan psikologi dalam kehidupan sehari-hari menjadi tes dari waktu ke waktu. Semua orang dituntut untuk bisa tetap tenang dalam menghadapi fluktuasi yang terjadi di kehidupannya.

Stay cool under pressure
Ketika Bond harus meloncat diantara dua gedung tinggi, dia tau dia bisa melakukannya. Tidak ada rasa ragu-ragu didalam keputusannya.

Dalam mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang harus mengesampingkan rasa ragu, serakah dan rasa takut. Orang yang terlibat secara emosional dalam hidup seringkali membuat suatu kesalahan yang fatal dan tidak perlu.

Seringkali kita menjadi tidak disiplin setelah beberapa kali berhasil melakukan sesuatu, ataupun terlalu cepat berganti-ganti strategi atau rencana setelah gagal dalam satu hal. Salah satu kunci penting ialah mampu untuk mengatasi faktor emosi yang terjadi dalam masalah dan tidak terjerumus didalamnya.

Know when to take a Break
Ketika kita dalam posisi terpuruk atau sedang "down", pikirkanlah untuk berhenti sejenak sebelum rasa takut dan kecewa mendominasi rencana yang telah kita buat. Tidak semua hal yang kita lakukan bisa berjalan mulus sesuai rencana, karena ada pepatah yang bilang "Manusia merencanakan, Tuhan yang menentukan". Untuk itu, semua orang harus mampu menerima kekalahan.

Kita bisa beristirahat beberapa hari tanpa harus memikirkan masalah untuk membersihkan pikiran dan “mengobati” rasa bersalah kita. Dengan tetap terus melakukan hal secara membabi buta dalam "memperbaiki kesalahan" kita seringkali justru menghasilkan "kesalahan" yang lebih besar, dan menghancurkan psikologi kita.

Selalu ada hari esok, melalui pengembangan risk and reward ratio yang tepat, kita dapat “membayar” kesalahan yang kita buat.

Tulisan diatas saya ambil dari salah satu Blog yang memberikan sebuah artikel psikologi tentang trading online. Karena artikel tersebut bisa menjadi menjadi inspirasi jadi ane edit supaya bisa kita implementasiin ke hidup juga

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCpenney Printable Coupons